Eksplor Hidangan Sedap Asal Eropa

Eksplor Hidangan Sedap Asal Eropa

Eksplor Hidangan Sedap Asal Eropa – Eropa merupakan benua yang letaknya cukup Utara sehingga kebanyakan negara di benua ini memiliki temperatur harian yang cukup rendah. Walau begitu, benua Eropa adalah selalu dikenal dengan benua yang memiliki keragaman budaya, kuliner dan karakter penduduknya yang sederhana. Nama Benua Eropa diambil dari bahasa Yunani kuno yakni eurys yang artinya lebar dan ops yang memiliki arti mata. Nama benua ini terinspirasi dari kecantikan wajah seorang dewi Yunani kuno bernama Europa.

Walau lebih kecil dari Benua Amerika dan Asia, Eropa memiliki 63 negara dengan Rusia sebagai negara terluas dan Vatikan mendapat gelar negara terkecil di dunia. Di benua ini juga terdapat satu-satunya pulau paling luas di dunia. Pulau tersebut bernama Greenland yang terletak di Samudra Atlantik utara.

Selain beberapa fakta unik di atas, tahukah Anda jika Eropa adalah benua yang melahirkan makanan yang paling mendunia dan lezat, pasta?. Tidak hanya pasta, berikut adalah beberapa hidangan lezat khas Eropa yang harus Anda coba suatu saat.
1. Carpaccio – Italia
Carpaccio termasuk ke dalam appetizer atau hidangan pembuka. Hidangan ini dijadikan sebagai hidangan pembuka karena komposisinya yang ringan namun bervariatif, dan pastinya lezat. Carpaccio merupakan sebuah makanan yang terdiri dari jamur atau artichokes dan tomat ceri yang diletakkan begitu saja di atas piring dengan lapisan fillet daging ikan salmon/tuna atau bahkan dgaing sapi. Untuk menambah rasa gurih dalam masakan, keju permesan diremas dan dijadikan garnish bersama dengan perasan jeruk lemon.

2. Seafood Paella – Spanyol
Jika Indonesia memiliki nasi liwet yang dimasak dengan rempah, maka Spanyol dengan bangga mempersembahkan Seafood Paella, sejenis masakan yang terbuat dari nasi yang dicampur dengan seafood atau irisan daging ayam, sapi atau bahkan kelinci. Bumbu yang digunakan dalam mencampur nasi dan daging diantaranya green bean, kacang putih, saffron dan rosemary. Makanan ini adalah makanan khas dari Spanyol karena dalam pembuatannya pun memerlukan banyak usaha. Dibutuhkan jenis beras khusus asal daerah Calaspara, dimana di daerah ini sawah tumbuh dengan pengairan yang bersumber dari air laut Mediterania.

3. Stegt Flaesk – Denmark
Dari daerah utara, Eropa memiliki Stegt Flaesk sebagai salah satu makanan khas negara Denmark. Makanan ini cukup menjadi makanan favorit warga Denmark karena bahan dasarnya yang berupa daging. Stegt Flaesk adalah sejenis steak yang menggunakan daging perut babgi. Perut babi ini dipanggang tipis hingga cukup renyah lalu dituang saus parsley dan disantap bersama dengan kentang rebus/panggang/goreng. Karena berbahan dasar daging, wajar saja jika makanan ini banyak disukai oleh penduduk Eropa khususnya Denmark.

4. Lohikeitto – Finlandia
Memasuki wilayah Eropa bagian utara lagi, rupanya Anda akan semakin banyak menjumpai makanan yang berbahan dasar olahan laut, seperti halnya Lohikeitto. Lohikeitto adalah hidangan pembuka asal Finlandia yang terbuat dari ikan salmon yang dimasak bersama kaldunya, diberi irisan wortel, kentang dan bawang prei. Para ibu di negara ini juga biasa menambahkan susu agar tekstur kuahnya menjadi lebih kental dan gurih. Sup ini sangat cocok dimakan saat masih panas untuk menghangatkan tubuh pada saat musim dingin dan malam hari.

5. Kottbullar – Swedia
Tidak hanya Indonesia, Swedia juga memiliki bakso yang terbuat dari cincangan dagi sapi yang dicampur dnegan susu dan remah roti. Sama seperti bakso pada umumnya, kottbullar juga memiliki bentuk bulat dan dimakan dengan mash potato atau kentang goreng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *